• Hendriono Online QS. Shaad, 38: 29
    Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.
  • Help You Earning - Money Solution Help You Earning - Money Solution
    Dapatkan informasi tentang bisnis diinternet yang bisa dijalankan dari rumah (Work at Home)...
  • Electronic Project - Refference and Design Electronic Project - Refference and Design
    Artikel menarik tentang dunia elektronika dan anda bisa menemukan referensi elektronika lengkap dengan skema, daftar komponen dan PCB...
  • Bonus Program - New Software Daily Update Bonus Program - New Software Daily Update
    Berisi informasi dan link download tentang software-software baru yang layak untuk dicoba, semua disediakan secara gratis...
  • Blogger TuneUp - Tutorial Blogger Blogger TuneUp - Tutorial Blogger
    Blog inovatif yang berisi tutorial, tips, trik dan blogger hack. Ubahlah blog anda semenarik dan seunik mungkin...
  • eBooks Finder - Search and Download Free eBooks eBooks Finder - Search and Download Free eBooks
    Akan banyak refferensi buku menarik yang bisa didownload dan dibaca dirumah tanpa harus pergi ke toko buku...
  • Kotretan Hendriono - Otomotif, Elektronik dan Komputer Kotretan Hendriono - Otomotif, Elektronik dan Komputer
    Catatan kecil tentang dunia otomotif, elektronik dan komputer. Diambil dari pengalaman, percobaan dan kegagalan...
  • Design Graphics - Tutorial, Tips, Trik Desain Grafis Design Graphics - Tutorial, Tips, Trik Desain Grafis
    Belajar desain grafis itu tidaklah sulit jika mau belajar dari blog ini, disajikan dengan sederhana, mudah dan cepat...

Selamat datang di Hendriono Online - saya senang Anda berada di sini, dan berharap Anda sering datang kembali. Silakan berselancar di sini dan membaca lebih lanjut tentang artikel yang kami susun. Ada banyak hal tentang kami, Anda mungkin akan menemukan sesuatu yang menarik.

Berikut adalah beberapa artikel yang kami buat:

  • Berbagai hal yang berhubungan dengan dunia Islam
  • Berbagai hal yang berhubungan dengan dunia Pendidikan
  • Ide-ide baru tentang pemahaman dunia Islam dan Pendidikan
  • Berbagai Study Case tentang dunia diatas
  • Hasil penelusuran dari berbagai informasi

Baca juga beberapa artikel dari blog lain :

  • Blogger Tune-Up berisi tips dan trik tentang blog.
  • Kotretan Hendriono berisi artikel menarik tentang dunia otomotif, elektronik dan komputer.
  • Bonus Program berisi berbagai software yang layak untuk dicoba.
  • Design Graphics berisi tutorial penggunaan software desain grapis seperti; Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, CorelDraw, dll.
  • Help You Earning berisi informasi tentang berbisnis lewat dan dengan internet.

Artikel Terbaru...

Kepala Sekolah dan Kesombongan

Kepala Sekolah selayaknya adalah motor penggerak kelompok kecil lembaga pendidikan yang sering di sebut sekolah, menjadi seorang manajer yang berbagai tingkah laku, kebijakan, keputusan dan lain sebagainya dengan tujuan mulia meningkatkan mutu pendidikan. Kata "mutu pendidikan" seakan menjadi senjata utama Kepala Sekolah untuk menghalalkan segala keputusan, kebijakan yang tanpa didasari oleh pengetahuan dan pemahaman aspek-aspek atau faktor-faktor yang melandasinya. Seakan dengan tujuan baik untuk meningkatkan mutu pendidikan akan berakibat baik pula terhadap kemajuan sekolah yang dipimpinnya tanpa mau memahami dan mendengar ide yang datang dari lingkup faktor yang paling kecil semisal guru, orang tua, atau pihak lain yang terlibat atau tidak terlibat secara langsung terhadap terlaksananya pendidikan di sekolah yang dia pimpin. Hal ini sering kali tidak disadari oleh seorang pemimpin sekelas Kepala Sekolah, atau bahkan banyak diantaranya Kepala Sekolah justru melakukan tindakan tersebut dengan menutup semua kemampuan faktor pendukung kecil sekelas guru dengan dalih bahwa mereka "guru" tidak tahu keadaan yang terjadi didalam dan diluar lingkungan sekolah, seakan ingin menunjukan kepada mereka "guru" bahwa mereka tidak lebih pintar dari Kepala Sekolah. Sesuatu yang kadang sulit untuk di ungkap tetapi terjadi didalam lingkungan kerja sekolah atau bahkan sebagian besar di sekolah - sekolah Indonesia. Kepala Sekolah dengan karakter kaku dan keras dalam berbagai hal sungguh menjadi bom waktu bagi dirinya sendiri atau sekolah yang dipimpinnya. Perlahan tapi pasti bom tersebut akan meledak dan akan menghancurkan dirinya sendiri dan yang paling parah justru ikut menghancurkan seluruh bagian dari sekolah. Hal ini jelas sangat merugikan orang lain yang ikut terlibat langsung atau pun tidak langsung dalam mengelola pendidikan di sekolah tersebut.
Benarkah dengan dalih "meningkatkan mutu pendidikan" harus dijalankan dengan gaya "menekan" kepada guru? Seakan guru adalah kambing hitam terhadap ketidak berhasilan suatu sekolah, seakan guru adalah cikal bakal keruntuhan suatu sistem pendidikan di sekolah, seakan guru adalah penghambat kemajuan cara berfikir Kepala Sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan disekolah yang dipimpinnya. Benarkah Kepala sekolah dibayar untuk memarahi dan menyalahkan guru? Seakan guru adalah biang dari berbagai permasalahan yang timbul disekolah, seakan guru adalah tidak lebih pintar dari Kepala Sekolah, seakan guru adalah penjahat.
Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan lain sebagainya adalah sistem integral yang jika salah satunya hilang maka tidak akan terjadi proses regenerasi sempurna. Negara ini akan kehilangan generasi penerus yang diharapkan dapat memperbaiki keadaan sekarang dikemudian hari agar lebih baik lagi. Memang permasalahan-permasalahn seperti ini klasik dan sudah lama berkembang dilingkungan pendidikan Indonesia, tetapi apa upaya untuk bisa memperbaiki permasalahan ini? Tidak perlu dijelaskan lagi apa tugas dan tanggung jawab setiap komponen sekolah baik itu Kepala Sekolah, Guru, Pengawas, Siswa dan kelengkapan lainnya.
Dari sekian banyak faktor penentu keberhasilan suatu lembaga pendidikan, ada hal mendasar yang patut kita telaah bersama yaitu faktor IQ, EQ dan SQ sumber daya manusia yang terlibat dalam melaksanakan kegiatan pendidikan di sekolah. 3 hal itu seakan sepele tapi merupakan cikal bakal yang sangat sempurna untuk bisa mendukung faktor lain yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Seorang pengawas yang katanya "teladan" selalu memberikan wejangan di sekolah dengan kata-kata "amal dan ibadah" tanpa ada solusi untuk meningkatkan faktor IQ maupun EQ, entah sama-sama tidak menguasai 2 faktor lainnya atau mungkin sama sekali tidak tahu???
Islam selalu dibawa oleh pengawas teladan tersebut untuk mengarahkan para guru agar giat bekerja dan jika perlu menguras waktu dan tenaga hanya untuk mencapai tujuan dari kepala sekolah semata. Sungguh suatu hal yang terlalu sempit untuk diberikan atau bahkan "ditekankan" kepada guru. Islam adalah ideologi yang sangat luas dan mendasar, bukan sesuatu untuk diambil sebagian-sebagian hanya untuk kepentingan segelintir orang dan atau bahkan keuntungan sepihak.
Sungguh sesuatu yang perlu kita perbaiki bersama disaat sekolah mengadopsi sistem pendidikan sekuler kapitalis dengan menyelipkan ajaran-ajaran Islam didalamnya sebagian-sebagian hanya untuk kepentingan segelintir orang. Katakan dengan keras dan bertindaklah dengan tegas bahwa kita ingin mendirikan lembaga pendidikan sesuai dengan ajaran Islam yang kaffah, tidak sebagian kapitalis dan sebagian Islam, karena hal itu jelas tidak bisa menyelamatkan pendidikan Indonesia selama ini, bahkan justru semakin terpuruk, justru semakin sekuler.
Hanya satu kalimat Ibu pengawas, hanya satu tujuan Pak Kepala Sekolah "Mari selamatkan Indonesia dengan Syariah dan majulah pendidikan Indonesia dengan sistem pendidikan Islam yang kaffah"
[Selengkapnya]

Halimah Sa'diah - Ibu Susu Rasulullah SAW

Tangis bayi yang baru lahir terdengar dari sebuah rumah di kampung Bani Hasyim di Makkah pada 12 Rabiul Awwal 571 M. Bayi itu lahir dari rahim Aminah dan langsung digendong seorang bidan yang bernama Syifa', ibunda sahabat Abdurrahman bin Auf. Bayinya laki-laki. Aminah tersenyum lega, tetapi seketika ia teringat mendiang suaminya, Abdullah bin Abdul Muthalib, yang telah meninggal enam bulan sebelumnya di Yatsrieb (Madinah). Bayi laki-laki itu oleh kakenya diberi nama Muhammad (Yang Terpuji). Kelahiran bayi yatim yang kelak menjadi Rasul terakhir itu di tuturkan dalam Al-Qur'an. "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?" (Q.S. Adh-Dhuha 93:6).
Aminah, janda beranak satu, hidup miskin. Suaminya hanya meninggalkan sebuah rumah dan seorang budak, Barakah Al-Habsyiyah (Ummu Aiman). Sementara sudah menjadi kebiasaan bangsawan Arab waktu itu, bayi yang baru lahir akan disusukan kepada wanita lain. Wanita yang dipilih adalah wanita dusun. Alasannya supaya si anak dapat hidup di alam dan mempelajari bahasa Arab yang baku. Menunggu jasa wanita yang menyusui, Aminah menyusui sendiri Muhammad kecil, selama tiga hari. Lalu dilanjutkan oleh Tsuwaibah, budak Abu Lahab, paman Nabi Muhammad. Kemudian Muhammad dan bayi kalangan terpandang Arab akan disusui oleh murdi'at (para wanita yang menyusui bayi). Muhammad ditawarkan kepada murdi'at dari Bani Sa'ad yang sengaja datang ke Makkah mencari bayi-bayi yang masih menyusu dengan harapan mendapat bayaran dan hadiah. Namun, mereka menolak karena Muhammad adalah anak yatim. Tapi di antara mereka ada Halimah Sa'diyah yang belum mendapatkan seorang bayi yang akan disusui. Karena itu, ia mengambil Muhammad sebagai anak susuannya.
Halimah yang berarti lemah lembut lantas membawa Muhammad ke dusunnya. Keberadaan Muhammad kecil memberi berkah kepada keluarga Halimah, bahkan bagi kabilahnya. Semula, Halimah hidup serba kekurangan. Tapi semenjak mengasuh Rasulullah, kehidupan rumah tangga Halimah berubah total. Keluarga tersebut kini penuh kedamaian, kegembiraan dan berkecukupan.
Dua tahun kemudian, Halimah membawa Muhammad kecil mengunjungi ibunya. Halimah memohon agar Muhammad diizinkan tinggal kembali bersama Bani Sa'ad. Aminah pun menyeteujui. Selama empat tahun Muhammad bersama mereka kembali. Dusun itu bertambah keberkahan. Domba-domba yang dipelihara Halimah menjadi gemuk dan banyak memberikan air susu walaupun rumput di daerah mereka tetap gersang. Karena itulah, warga menyuruh anak-anak menggembalakan domba-domba mereka di dekat domba milik Halimah. Harapannya agar domba milik mereka bisa berubah gemuk dan banyak mengeluarkan susu.
Selain itu, saat mengambil Muhammad sebagai anak susuan, susu Halimah bertambah banyak. Ia pun heran. Sebab, selama ini susunya bukan tidak ada tapi tidak begitu banyak. Namun, semenjak mengasuh anak Aminah, air susunya berlimpah. Anehnya lagi ketika sudah menyusu di susu sebelah dan hendak di berikan sebelah lagi, Muhammad menutup mulut kuat-kuat. Halimah paham Muhammad menginginkan susu yang sebelah adalah untuk saudara sesusuannya, Damrah.
Sejak kecil Allah SWT memang sudah memasukan jiwa keadilan pada Muhammad kecil, dia tidak ingin mengambil bagian yang bukan untuknya. Muhammad pun tak pernah menangis, tidak seperti anak kecil lainnya yang pasti menangis. Muhammad cilik baru dikembalikan ke Makkah setelah terjadi peristiwa pembelahan dada. Suatu hari, dua malaikat datang menghampirinya dengan membawa bejana emas berisi es. Mereka membelah dada Muhammad dan mengeluarkan hatinya. Hati itu dibedah dan dikeluarkanlah gumpalan darah yang berwarna hitam. Kemudian dicuci dengan es. Setelah itu dikembalikan seperti semula. Mendengar itu Halimah khawatir dengan keselamatan Muhammad cilik. Ia dan suaminya sepakat mengembalikan kepada ibunya.
Setelah diserahkan, Halimah sudah tidak mengetahui lagi kabar tentang Muhammad, sebab untuk mendapat informasi di zaman itu sangatlah sulit. Baru ketika usia Muhammad 40 tahun, terdengarlah berita oleh Halimah, rupanya anak susuannya menjadi Rasul Allah. Namun, dia kesulitan menemui Rasulullah SAW. Halimah memeluk Islam dari orang lain dan bukan dari Rasululllah SAW. Hingga suatu hari Halimah dapat berjumpa kembali dengan Rasulullah SAW. Halimah pun merasakan kebahagiaan luar biasa. Selepas itu Halimah meninggal dunia. Itulah terakhir kalinya ia berjumpa Rasulullah SAW, putra susuannya. (Dari berbagai sumber)
[Selengkapnya]

Syawal

Syawal adalah bulan kesepuluh dalam penanggalan kalender Hijriyah. Kehadiran bulan ini selalu dinanti umat Islam di seluruh dunia. Penetapan awal bulan ini menjadi perhatian kaum Muslimin, karena pada 1 Syawal, umat Islam seantero jagad merayakan Idul Fitri -- hari kemenangan -- setelah menunaikan ibadah shaum selama sebulan penuh selama Ramadhan. Secara bahasa, Syawal berasal dari kata Syala yang berarti naik atau meninggi (irtafa'a). Pada bulan ini, kedudukan dan derajat kaum Muslimin meninggi di mata Allah SWT, karena telah menunaikan ibadah shaum pada bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman da tulus kepada Allah SWT, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT." Pada bulan ini pula, umat muslim secara moral dan spiritual harus mampu mempertahankan dan meningkatkan keimanannya. Setelah menempuh ujian selama satu bulan, umat Muslim diharapkan mampu mempertahankan nilai-nilai amaliyah yang telah dilakukan pada Ramadhan hingga datang Ramadhan selanjutnya. Syawal bermakna sebagai bulan peningkatan ibadah dan amal saleh.
Seperti halnya bulan-bulan lain pada kalender Hijriyah, Syawal memiliki keistimewaan sendiri. Dalam sebuah hadist diriwayatkan dari Ayyub RA, Rasulullah bersabda, "Barang siapa berpuasa Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal berarti dia telah berpuasa satu tahun." [HR Imam Muslim dari Abu Dawud].
Pada bulan ini pula tertoreh sejarah penting dalam kehidupan Rasulullah SAW serta peradaban Islam. Menurut Ibnu Mandhur dalam Lisan al-Arab, Nabi Muhammad SAW mempersunting Siti Aisyah RA, putri Abu Bakar RA, pada bulan Syawal.
Dibulan ini pula, seorang ahli hadis terkemuka bernama Muhammad al-Bukhari lahir. Imam Bukhari terlahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah pada 13 Syawal 194 H. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, Imam al-Bukhari berhasil menuliskan sebanyak 9.082 hadis dalam karya monumentalnya bertajuk al-Jami'al-Shahil yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. Sejarah peradaban Islam juga mencatat pada 15 Syawal, umat Muslim di zaman Rasulullah SAW terlibat Perang Uhud. Pada pertempuran itu, umat Islam mendapatkan pelajaran penting, karena mengalami kekalahan. (Dari berbagai sumber)
[Selengkapnya]

15 Perkara Penyebab Bencana Indonesia

Gempa bumi, tsunami, gunung meletus, bendungan jebol, jembatan ambruk dan masih banyak lagi bencana yang terjadi di sekitar kita. Secara umum kita menyebutnya bencana alam, tapi apakah hanya sampai disana cara berfikir kita? Tentu tidak, dalam hati kita bertanya-tanya, kenapa, ada apa dan lain sebagainya pertanyaan dalam benak kita tentang kejadian alam atau bencana yang akhir-akhir ini terjadi di negara tercinta Indonesia ini, bahkan hampir di semua permukaan bumi ini. Para ilmuwan sering berdalih bahwa bumi ini sudah tua, bahwa ini gejala alam biasa yang terjadi setiap sekian tahun, bahwa ini adalah hal yang tak terduga, dan masih banyak lagi "bahwa-bahwa yang lain". Ada akibat pasti ada sebab, akibatnya terasa oleh manusia, jelas sebabnya juga berasal dari manusia. "Tidak ada suatu perkara yang terjadi kecuali berasal dari diri kita sendiri" begitulah orang bijak menyampaikan. Bahkan Rosululloh SAW pernah mengingatkan umatnya tentang hal ini. Rasulullah SAW bersabda : "Bila umatku sudah melaksanakan 15 perkara maka bencana sudah pasti terjadi, yaitu:
  1. Bila barang negara sudah diakui/dimiliki oleh orang-orang tertentu;
  2. Barang amanat jadi Ganimah (temuan);
  3. Mengeluarkan zakat dianggap musibah bagi sikaya;
  4. Suami sudah tunduk patuh terhadap istrinya untuk mengerjakan sesuatu yang keluar dari syariat (ajaran islam);
  5. Anak menyakiti kedua orang tuanya sementara kepada temannya berlaku baik;
  6. Terjadi permusuhan caci mencaci antara jamaah mesjid karena perbedaan masalah/pendapat yang bukan prinsip yang mereka pegang;
  7. Diantara yang menjadi memimpin umat baik yang memimpin masyarakat atau agama bukan dari keturunan yang baik-baik;
  8. Seseorang memuliakan seseorang karena takut kejelekannya bukan karena wibawa atau karena akhlak dan ilmunya;
  9. Orang mabuk dan maksiat sudah terlihat dimana-mana;
  10. Seorang pria sudah senang memakai pakaian yang biasanya dipakai wanita;
  11. Kedua orang tua diperlakukan seperti pembantu di dalam rumah tangga;
  12. Sarana untuk maksiat tersebar dimana-mana, seperti bar, kasino, diskotik dan warung remang-remang;
  13. Dancing, dugem dan hiburan yang berbau pornografi dan pornoaksi sudah dianggap kesenian belaka bahkan hiburan yang baik;
  14. Bila umat akhir zaman sekarang ini sudah mencaci maki dan tidak menghiraukan pendapat-pendapat mereka (para ulama);
  15. Bila umat akhir zaman semuanya sudah ingin berlomba-lomba menjadi seorang selebritis/penyanyi yang terkenal;
Semua ini mengundang bencana, bila itu sudah terjadi/dilaksanakan oleh penduduk di dunia akan terjadi gempa bumi besar-besaran dan amblasnya suatu tempat/perkampungan ditelan bumi dan datangnya bencana tersebut rajfatan di tengah malam ketika manusia terlelap dalam tidur".
Saatnya kita mengevaluasi diri kita sendiri, keluarga, lingkungan di sekitar kita, jika 15 perkara tadi sudah jelas didepan mata kita, selayaknya kita sebagai muslim saling mengingatkan dan memperbaiki. Jangan dulu berfikir bagaimana mengubah keadaan dunia, atau mengubah keadaan negara, atau mengubah keadaan masyarakat, atau mengubah keadaan keluarga, tapi mulailah mengubah diri kita sendiri kembali kejalan yang sesuai dengan syariat Islam.
Ingat firman Allah SWT dalam surah Ar-Ruum ayat 41 :
Artinya :”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).
Mudah-mudahan keselamatan dan kedamaian terwujud setelah kita mengusir 15 perkara diatas. Insya Allah...
Sebarkan, copy paste, re-publish bagi siapa saja yang membaca artikel ini, sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk saling mengingatkan ke jalan yang benar sesuai dengan syariat Islam.
[Selengkapnya]

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Bulan Ramadhan 1430 Hijriah baru saja kita lalui. Mudah-mudahan kita mampu menemukan kembali serpihan diri kita yang sempat hilang pada bulan-bulan sebelumnya. Berat rasanya meninggalkan bulan Ramadhan yang penuh berkah, tetapi itulah waktu yang terus berlalu. Kita hanya diberi kesempatan untuk memperbaiki diri tanpa diberi kesempatan untuk kembali ke masa yang telah kita lewati. Hidup ini bukan suatu penyesalan tapi suatu usaha untuk menjadikan diri kita sempurna di mata Allah SWT dengan mengikuti risalah yang telah di bawa oleh Rosululloh Muhammad SAW. Walaupun kesempurnaan itu bukanlah milik manusia, mutlak itu milik yang Maha Sempurna. Tetapi kita diberikan waktu dan kesempatan untuk memperbaiki diri kearah sempurna, kearah yang diridloi Allah SWT.
Sesuai dengan firman Allah SWT:
"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka..." (Q.S. Ar-Ra'du(Petir) 13:11)
Jelaslah, bahwa kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri untuk berubah kearah yang lebih baik, dan keadaan kita bukanlah tergantung pada orang lain bukan pula pada keluarga kita. Marilah mulai dari hari ini, hari Iedul Fitri kita namai sebagai hari titik nol dosa tanpa berusaha menambahkan bilangannya, hari awal baik perjalanan tanpa akhir yang diisi dengan perbuatan yang sesuai dengan syariah Islam. Sejarah panjang sudah kita lewati dan mulailah belajar berhitung perbuatan salah dan memaknai jalan-jalan salah yang telah kita lewati dengan perbaikan di jalan sejarah yang akan kita lewati di hari depan. Janganlah dan berusahalah agar tidak ada penyesalan dihari akhir, seperti halnya puisi bebas dibawah ini:

Hasrat Untuk Berubah
Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,
Aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
Kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah.
Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,
Lalu kuputuskan hanya untuk mengubah negeriku.
Namun, tampaknya hasrat itu pun tiada hasil.
Tatkala usiaku makin senja,
Dengan semangatku yang masih tersisa,
Kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
Orang-orang yang paling dekat denganku.
Sayangnya, mereka pun tak mau diubah.
Kini, sementara aku berbaring menunggu ajal menjelang,
Tiba-tiba kusadari:
Andaikan yang pertama kali kuubah adalah diriku,
Maka dengan menjadikan diriku sebagai teladan,
Mungkin aku bisa mengubah keluargaku.
Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
Bisa jadi aku pun bisa memperbaiki negeriku.
Kemudian siapa sangka, aku bahkan bisa mengubah dunia.
Sayang semua itu hanya tinggal hasrat untuk berubah...

Mudah-mudahan kita dapat terpicu untuk memulia dari diri kita, memulai dari hal yang kecil, dan memulai dari hari ini untuk menciptakan sejarah terbaik yang akan kita torehkan dalam lembaran-lembaran sejarah kehidupan kita. Insya Allah...
Sebelum menutup artikel ini saya Dede Hendriono beserta keluarga mengucapkan "Selamat Hari Raya Iedul Fitri - Mohon ma'af lahir dan bathin" terutama mereka yang pernah kesal kepadaku :
  1. Nuryuliatul Atca; Sahabat yang kini hilang, ma'afkan aku yang selalu jail hingga suamimu marah-marah sampai aku di banned dari daftar teman.
  2. Greata Identy; Sahabat sekaligus adikku yang sudah aku ganggu selama ramadhan mulai dari saur hingga buka puasa.
  3. Cebong Ipiet; Yang selalu aku pancing untuk bercerita hal-hal yang sangat dibencinya.
  4. Lukmanul Hakiem; Yang selalu terganggu karena laptop-nya selalu aku pakai hingga waktu saur.
  5. Kabasaran Soultan; Yang selalu memberikan wejangan dengan artikel dan puisi yang menyentuh perasaan.
  6. Anie; Terima kasih menu-nya yang membuatku ekstra menahan lapar dibulan ramadhan.
Dan teman-temanku yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu, dengan tidak bermaksud melupakan kalian. Terima kasih sudah dan atau pernah menjadi temanku...
[Selengkapnya]

Pengaruh Negatif Dunia Maya

Pengaruh Negatif Dunia MayaDunia maya (jadi ingat nama salah satu pengawas) adalah dunia semu yang tersusun dari angka, huruf dan grafis yang mampu mempengaruhi seseorang dalam berfikir dan bertindak. Dunia yang dipenuhi ide, imajinasi, inovasi, kreatifitas, unek-unek, pengalaman dan hal lain yang muncul dari hasil pemikiran manusia atau pun teori-teori yang telah ada. Sungguh dunia unik yang memberikan kebebasan manusia sehingga bisa berkomunikasi tanpa terhalang jarak, umur, jenis kelamin, pendidikan, ras, agama, keturunan maupun waktu. Dunia maya mampu merealisasikan sesuatu yang baru sebatas ide atau imajinasi menjadi sesuatu yang memuaskan tanpa harus dalam bentuk nyata (dapat diraba). Maka tidaklah salah jika orang kemudian merekomendasikan internet sebagai salah satu sumber informasi yang dapat merangsang daya pikir seseorang hingga mempengaruhinya dalam berfikir dan bertindak. Bagi sebagian orang internet adalah dewa kehidupan, sebagian lagi menyebut sebagai kesenangan, hiburan semata, sebagian lagi menganggap internet tak ubahnya kertas kosong yang mampu diisi dengan apapun ataupun hanya sekedar dilipat untuk dibuang. Terserahlah mereka menyebut dunia yang satu ini sebagai apa, tapi keberadaannya tidak bisa kita pungkiri telah memberikan efek terhadap dunia nyata yang kita hadapi sehari-hari. Dunia maya, internet atau cyber world adalah sebuah fenomena dari hasil pemikiran manusia akan kebutuhan komunikasi dan informasi yang pengaruhnya begitu kuat bagi para penggunanya, kekuatannya bagaikan pedang dengan dua sisi yang sama tajam. Ketajamannya dapat mengiris dan menusuk tirai penghalang yang ada didunia nyata menjadi sesuatu yang dapat memberikan manfaat positif ataupun negatif.
Sesuai dengan hadist Rasulullah SAW; "Kamu lebih tahu tentang urusan duniamu", ini memberikan gambaran bahwa pada dasarnya semua teknologi hukumnya mubah (boleh) termasuk internet, akan menjadi haram atau halal hukumnya tergantung kita yang menggunakan teknologi tersebut. Menjadikan teknologi halal hukumnya adalah keinginan kita, tetapi sungguh hal yang sangat sulit disaat manusia itu dikuasai hawa nafsu. Sedangkan ketajaman pedang teknologi cyber world dapat menusuk langsung ke jantung penggunanya membuat tidak berdaya bahkan sebaliknya menjadi terperdaya. Maka berhati-hatilah bagi mereka yang baru belajar tentang dunia maya. Niat yang baik, kesempatan yang ada, dan tujuan harus tersusun baik dalam hati setiap pengguna. Jangan menjadi pengguna yang "daripada diam" dalam menggunakan teknologi yang satu ini, dan janganlah menjadi bagian dari mereka yang sudah terjerumus dalam dunia maya yang kelam. Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna internet yang kurang efesien dalam memanfaatkan bandwidth, sehingga termasuk negara boros bandwidth tanpa manfaat. Gambar, film pornografi masih menjadi favorit para pengguna internet Indonesia, begitu pula layanan chat (ngobrol berbasis teks dan suara) penyumbang bandwidth terbesar yang menghabiskan arus lalu lintas internet Indonesia. Bukan membandingkan, Inggris adalah negara yang boros akan bandwidth, tapi survey menyebutkan orang Inggris rata-rata menggunakan internet untuk membuka konten pornografi hanya sekitar 1-5 menit perhari perorang. Sedangkan survey menyebutkan bahwa orang Indonesia menghabiskan waktu sekitar 1-5 jam perhari perorang untuk membuka konten pornografi, dan tercatat pula oleh Google kata kunci untuk konten pornografi setiap hari sekitar 5000-10.000 klik perhari. Sungguh luar biasa rusak!!!
Pengaruh yang begitu besar terhadap penggunanya membuat para pendidik (siapapun dia) harus memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan para generasi menjadi pengguna intenet yang bijak serta baik. Kita harus mampu memberikan gambaran pengaruh positif dan negatif kepada mereka sebagai generasi penerus. Pengaruh positif tidaklah perlu dibahas disini karena hal tersebut mudah untuk diekplorasi sesuai pandangan para pembaca yang lebih pintar dari penulis.
Berikut adalah gambaran pengaruh dan akibat negatif penggunaan internet yang tidak bijak dan tidak baik :

1. Merusak moral, mental, dan cara berfikir
Hal ini adalah awal rusaknya para pengguna internet, mereka dipengaruhi cara berfikir yang salah tentang internet. Diberikan gambaran tentang black hacker, pornografi, black underground community, dan hal negatif lainnya. Sehingga mereka terpancing untuk mencoba hal-hal buruk yang pada akhirnya merugikan diri sendiri dan orang lain. Yang lebih parah tingkah laku tidak terpuji mereka juga diterapkan didunia nyata. Daya khayal tinggi (candu) akan sesuatu yang menurut mereka menyenangkan membuat mereka lupa akan diri mereka sendiri. Hal ini membuat generasi berikutnya kehilangan kendali untuk menantukan nasib mereka. Bukan hanya itu mereka lebih suka mengumbar emosi untuk meluapkan ketidak senangan mereka terhadap sesuatu.

2. Kerugian finansial
Kerugian finansial disini bisa terhadap diri sendiri maupun orang lain. Kesenangan menggunakan internet yang berlebihan dapat membuat tagihan internet membengkak, walaupun itu layanan internet kantor maupun pribadi.

3. Menginap di Hotel Prodeo
Yang satu ini bukan cerita belaka, Kevin Mitnick mungkin seorang hacker yang menginap lama di Hotel Prodeo, keingin tahuannya mengantar beliau mendekam di penjara. Niat yang baik harus tersusun dan terarah supaya para pengguna yang pada dasarnya merupakan generasi berikut sangatlah penting, jangan sampai perkembangan teknologi yang satu ini menjadi bumerang baik bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar bahkan dunia maya Indonesia.
Marilah kita bersama menjaga dunia maya kita, karena siapa yang akan menjaganya kecuali diri kita sendiri yang telah diberi ilmu lebih dulu dari mereka yang belum mengenalnya. Tetapkan hati, kuatkan niat untuk menjaga dunia maya kita agar terbentuk generasi yang handal dari sisi inteligensi, emosional maupun spiritual... Insya Allah...
[Selengkapnya]

Kepala Sekolah dan Kesombongan


Halimah Sa'diah - Ibu Susu Rasulullah SAW


Syawal


15 Perkara Penyebab Bencana Indonesia


Selamat Hari Raya Idul Fitri


Pengaruh Negatif Dunia Maya